![]() |
| Nikmatnya Ngentot Sandra Dewi |
Zona Dewasa - Sam tertegun melihat posisi tidur Sandra yang begitu seksi. Rok mininya tersingkap ke atas sehingga sepasang pahanya yang montok, mulus dan putih itu terpampang bebas, bahkan celana dalam yang berwarna kuning muda itu dapat dilihat dengan jelas oleh sam.
Prediksi Togel Online - Kaosnya yang agak pendek tersingkap dan memperlihatkan sebagian perut Sandra dan pusarnya yang seksi dan menggemaskan itu. Karena situasi rumah yang sepi, dan melihat pemandangan yang begitu seksi itu, timbullah niat liar Sam untuk menikmati tubuh Sandra yang indah dan menantang. Perlahan-lahan ia mendekati Sandra dan dipandanginya paha mulus yang bening itu. Samar-samar Sam bisa melihat bayangan bulu kemaluan Sandra yang menerawang dibalik cdnya yang tipis itu. Mula-mula dielusnya betis yang mulus itu, kemudian perlahan naik sampai ke pahanya dan dengan lembut diremasnya paha yang mulus itu. Betapa halusnya betis dan paha itu, sehingga membuatnya semakin bernafsu untuk terus merabanya sampai ke selangkangannya.
Tidak puas hanya meraba paha Sandra yang mulus itu, Sam lalu dengan lengan kirinya mengelus perut Sandra yang langsing, mulus dan putih bening itu. Kini lengan pria itu sampai ke tempat yang paling rahasia milik Sandra, tangan kanannya mulai masuk menyelusuri selangkangan Sandra dan mulai menyingkap celana dalamnya, lalu jari-jarinya menyentuh bibir kemaluan Sandra. Sedangkan telapak tangan kirinya terus merambat dan masuk ke dalam bh, dielusnya payudara Sandra yang masih terbungkus bh dan mengelus putingnya. Tiba-tiba Sandra tersadar dari tidurnya.
“Aaahh…Sam… Apa-apaan ini? Jangan kurang ajar yah!Sanapergi!” Sandra kaget dan menghardik sam, tetapi pria itu sama sekali tidak digubrisnya hardikan Sandra, bahkan ia menindih tubuh Sandra dengan tubuhnya yang kekar, jarinya sengaja di masukkannya ke dalam kemaluan Sandra lalu dirogohnya vagina itu, sedang tangan yang satu lagi meremas dengan keras payudara gadis itu.
“Eggghhh. Jangan sam. Kurang ajar! Nanti saya laporkan ke majikan kamu!” Mendengar ancaman itu, Sam malah balik mengancam: “Silahkan dilaporkan ke tuan dan nyonya, laporkan saja! Gw juga akan melaporkan non Sandra yang kalau ke sini sering ngentot ama tuan Hans. Saya juga akan laporkan hal ini ke orang tua non.”Rupanya Sam tahu persis dan sering mengintip Sandra dan Hans saat sedang bersetubuh di kamar Hans, apalagi bila situasi rumah sedang sepi. Kata-kata Sam membuat Sandra terkejut dan gentar juga, bila ia benar-benar melaporkan itu semua ke orang tua mereka masing-masing tentu orang tua mereka yang menjunjung tinggi nilai-nilai religius akan terkejut mendengar hal itu dan akibatnya, Sandra dan Hans bisa dikucilkan oleh keluarga mereka. “Gw akan tutup mulut, kalau non Sandra mau memberi jatah ke saya.”
“Aaahh…Sam… Apa-apaan ini? Jangan kurang ajar yah!Sanapergi!” Sandra kaget dan menghardik sam, tetapi pria itu sama sekali tidak digubrisnya hardikan Sandra, bahkan ia menindih tubuh Sandra dengan tubuhnya yang kekar, jarinya sengaja di masukkannya ke dalam kemaluan Sandra lalu dirogohnya vagina itu, sedang tangan yang satu lagi meremas dengan keras payudara gadis itu.
“Eggghhh. Jangan sam. Kurang ajar! Nanti saya laporkan ke majikan kamu!” Mendengar ancaman itu, Sam malah balik mengancam: “Silahkan dilaporkan ke tuan dan nyonya, laporkan saja! Gw juga akan melaporkan non Sandra yang kalau ke sini sering ngentot ama tuan Hans. Saya juga akan laporkan hal ini ke orang tua non.”Rupanya Sam tahu persis dan sering mengintip Sandra dan Hans saat sedang bersetubuh di kamar Hans, apalagi bila situasi rumah sedang sepi. Kata-kata Sam membuat Sandra terkejut dan gentar juga, bila ia benar-benar melaporkan itu semua ke orang tua mereka masing-masing tentu orang tua mereka yang menjunjung tinggi nilai-nilai religius akan terkejut mendengar hal itu dan akibatnya, Sandra dan Hans bisa dikucilkan oleh keluarga mereka. “Gw akan tutup mulut, kalau non Sandra mau memberi jatah ke saya.”
“Aduh, kaya gini dong Sam” tolak Sandra sambil menepis rabaan liar dari tangan Sam.
Tetapi, pria itu terus melakukan aksi nekadnya dengan memasukkan jari tengahnya makin dalam dan menyentuh klitoris di dalam vagina Sandra. Sedangkan payudara Sandra juga diremas dengan liar dan putingnya dijepit dengan jari jemari Sam. Apalagi pria itu mulai mendekatkan bibirnya yang dower itu ke bibir Sandra yang mungil dan memaksa untuk mencium bibir Sandra.
“Egghh jangan Sam! Jangan…” Sandra menggeleng-gelengkan kepalanya berusaha menghindari ciuman pria itu, namun Sam mengetahui, bahwa Sandra juga menikmati perlakuan liar itu dari vaginanya yang mulai semakin becek dan puting payudaranya mulai mengeras. Awalnya Sandra menolak bibir Sam yang tertuju ke bibirnya, tetapi karena terus didesak, perlahan-lahan ia tidak bisa menolak paksaan itu. Beberapa kali bibir Sam tidak bisa mendarat dengan sempurna ke bibir Sandra, tetapi akhirnya karena terus dipaksa, bibir itu bisa menyentuh bibir Sandra. Mula-mula ciuman itu biasa saja, tetapi karena terus didesak dan ditambah lagi dengan rangsangan dari rabaan liar di bagian sensitif tubuhnya, akhirnya Sandra pasrah dan menerima ciuman liar itu. “Eeeuuugghh Sam… Ahh!!” Sandra mulai mendesah.
“Kenapa non? Nafsu yah?” Sam menggoda Sandra yang mulai pasrah atas pelecehan yang dilakukannya.
Bahkan Sandra sudah berani menerima dan membalas ciuman Sam sehingga mulut mereka sudah berpagutan dengan mesra dan lidah mereka kini saling berpautan erat. Sandra pun tampak pasrah, ketika Sam melolosi kaos yang dikenakannya, bahkan ketika meraih kaitan bh di bagian punggungnya, Sandra mengangkat sedikit tubuhnya supaya pria itu bisa membuka bhnya. Mata Sam begitu takjub memandang payudara Sandra yang terpampang bebas itu. Lalu tiba-tiba, diciumnya dan dijilati dengan penuh nafsu puting payudara yang montok itu. Bahkan, Sandra melenguh penuh nafsu ketika mulut Sam menyedot dan menggigit liar dan penuh nafsu puting payudaranya “Eeessshhh… Ooougghh paakkk Koobbaarr. Eeehhhsss…”
“Enak yah non?” pertanyaan itu hanya dijawab dengan anggukan malu tapi mau oleh Sandra.
“Hehehe, tenang aja non. Gw jago koq dalam hal ngentot mengentot. Non Felly saja ketagihan sama genjotan kontol gw. Wah sudah nggak kehitung deh berapa kali gw ngentot dengan non Felly. Bahkan hehehe…anaknya yang ketiga mirip sayakan. Hehehe.”
Betapa kagetnya Sandra mendengar pengakuan Sam, ternyata ci Felly, kakaknya Hans, terlibat skandal juga dengan Sam sampai punya anak segala. Pantas saja anak yang ketiga itu beda dengan ayahnya, apalagi bibir anak itu juga agak dower seperti bibir Sam. Tindakan Sam sudah semakin liar, dia sudah merenggut dan melepas cd Sandra dan membukanya pahanya lebar-lebar sehingga vaginanya terbuka jelas. Betapa nafsunya Sam melihat vagina Sandra yang mungil itu dan diciuminya dengan penuh nafsu. Hal itu membuat Sandra tambah mengerang penuh geli dan nikmat. Puas menciumi vagina itu, pria itu membuka celananya dan sekaligus melepaskan celana dalamnya, sehingga batang penisnya yang sudah sangat tegang dan keras itu mengacung besar dan panjang. Disingkapnya rok itu lebih ke atas, agar lubang vagina Sandra semakin terbuka dan tidak terhalang oleh rok mini itu. Kemudian diarahkannya penis besar yang berurat itu ke lubang vagina Sandra. Perlahan-lahan penis yang besar itu mulai menerobos masuk ke liang vagina Sandra. Dan…
“Egghhhh peellaann…pellaann sam…aaagghh.” demikian erangan Sandra ketika vaginanya dijejali oleh penis itu. “Oogghhh…” Sandra mengerang makin kencang ketika penis itu masuk sepenuhnya ke dalam liang vaginanyaa.
“Eegghh. Memek non Sandra masih rapet dan seret, lebih enak daripada memek non Felly…eessshhh.” ceracau Sam sambil mulai menggerakkan penisnya
Sandra berpikir dalam hati, dengan kelihaian Sam memainkan nafsu wanita dan penisnya yang perkasa itu pasti ci Felly merasakan nikmat yang luar biasa. Kemudian dengan penuh nafsu, Sam menyodok vagina Sandra dengan penisnya dan memompanya dengan liar. Perlakuan kasar dan penuh nafsu itu, membuahkan perasaan nikmat yang luar biasa dalam diri Sandra. Sam membenamkan penisnya dan menggoyangkannya penuh semangat. Sandra mulai menyambutnya dengan memutar pantatnya, sehingga Sam merasa kalau penisnya bagai diurut dan diremas di dalam vagina Sandra. Akhirnya mereka berdua berpacu menikmati persetubuhan itu dan saling melampiaskan nafsu birahi mereka. Kocokan penis Sam makin lama makin liar di dalam vagina Sandra. Setelah 30 menit persetubuhan itu berlangsung, Sam sudah menunjukkan tanda-tanda akan menyemprotkan spermanya.
“Aghh gw keluarin di dalam yah…eeegghhh.”
Tak lama kemudian, sam menyemprotkan spermanya yang begitu kental di dalam rahim Sandra….crrrooottt…crrrooottt…crrooott… “Eeegghhh…” Sam mengejang melepaskan nafsu birahinya.
Sandra pun ikut mengejang turut mencapai klimaksnya “Aaggghhhh…”Beberapa menit mereka terhempas dan luapan birahi yang begitu nikmat. Itulah kenikmatan yang dialami oleh Sam dan Sandra di rumah Hans.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar